Halo, gaeeees, mimim balik lagi nieh. Kali ini kita bakal bahas investasi. So from sex to investasi. From poor to rich.
Investasi itu kan terbagi 3, untuk jangka waktunya. Investasi jangka pendek, panjang dan jangka menengah.
Untuk jangka pendek, ini ciri cirinya investasinya singkat, cendrung liquid atau mudah di cairkan dan sayangnya yield atau keuntungannya sedikit.
Biasanya investasi jangka pendek ini cuman jadi pemberhentian, atau pos keuangan sebelum masuk ke portofolio investasi jangka panjang atau menengah. Jadi sebelum buat beli lot saham, token crypto, atau buat beli obligasi. Ya nabungnya bagus di sini.
Jenis jenis investasinya ada deposito dan reksadana pasar uang. Deposito ini enaknya jelas, ada bank penanggung jawabnya, fisiknya jelas. Cuman kalau kita tarik dana, bisa kena pinalti. Dan ga dapet bunga. Jangka waktunya juga bisa dibilang ada yang relatif lama. Investasi jangka pendek sebenernya bisa dibilang investasi dengan profil resiko konservatif. So gaes, kalau baru belajar invest ya mulai dari jangka pendek dulu.
Terus yang kedua reksadana pasar uang. Enaknya yield atau keuntungan masuk tiap hari kerja, dari selasa sampai sabtu. NAB di update langsung di sesuaikan berapa duit yang kita punya. Penarikan butuh waktu 2 sampai 7 hari. Ini lumayan buat yang lagi belajar investasi. Jadi kalau mau tarik duit ada jeda. Ga langsung bayar, ga langsung gesek. Kekurangannya ya, sebagian orang masih belum yakin, karena ada reksa dana ini belum populer. Ga seperti deposito di bank. Gais, contohnya penyedia reksadananya ada, bibit, bareksa, bukareksa, tanamduit,moinvestasi, danareksa.
Investasi itu kan terbagi 3, untuk jangka waktunya. Investasi jangka pendek, panjang dan jangka menengah.
Untuk jangka pendek, ini ciri cirinya investasinya singkat, cendrung liquid atau mudah di cairkan dan sayangnya yield atau keuntungannya sedikit.
Biasanya investasi jangka pendek ini cuman jadi pemberhentian, atau pos keuangan sebelum masuk ke portofolio investasi jangka panjang atau menengah. Jadi sebelum buat beli lot saham, token crypto, atau buat beli obligasi. Ya nabungnya bagus di sini.
Jenis jenis investasinya ada deposito dan reksadana pasar uang. Deposito ini enaknya jelas, ada bank penanggung jawabnya, fisiknya jelas. Cuman kalau kita tarik dana, bisa kena pinalti. Dan ga dapet bunga. Jangka waktunya juga bisa dibilang ada yang relatif lama. Investasi jangka pendek sebenernya bisa dibilang investasi dengan profil resiko konservatif. So gaes, kalau baru belajar invest ya mulai dari jangka pendek dulu.
Terus yang kedua reksadana pasar uang. Enaknya yield atau keuntungan masuk tiap hari kerja, dari selasa sampai sabtu. NAB di update langsung di sesuaikan berapa duit yang kita punya. Penarikan butuh waktu 2 sampai 7 hari. Ini lumayan buat yang lagi belajar investasi. Jadi kalau mau tarik duit ada jeda. Ga langsung bayar, ga langsung gesek. Kekurangannya ya, sebagian orang masih belum yakin, karena ada reksa dana ini belum populer. Ga seperti deposito di bank. Gais, contohnya penyedia reksadananya ada, bibit, bareksa, bukareksa, tanamduit,moinvestasi, danareksa.
Komentar
Posting Komentar